UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten ikut melaksankan Visi – Misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “BANTEN YANG MAJU, MANDIRI, BERDAYA SAING, SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH”

Berita Pelatihan Kerja Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten akan menggelar Job Fair 2023, dimana acara tersebut dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25 – 26 Oktober 2023 bertempat di Halaman Masjid Raya Al-Bantani (KP3B).

Cek Kendaraan Sebelum Bepergian Jauh atau Mudik

Jika kita hendak bepergian jauh, keluar kota. Maka kendaraan yang hendak dipakai bepergian harus dalam kondisi prima. Sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di jalan. Apalagi bagi masyarakat yang hendak pulang kampung saat perayaan lebaran atau Idul Fitri. Pasalnya, setiap tahun masyarakat Indonesia yang merayakan Idul Fitri atau lebaran pasti akan pulang kampung mengunjungi sanak keluarganya alias mudik. Ada beberapa hal yang harus dilakukan pemilik kendaraan agar sepanjang perjalanan kendaraan dalam kondisi baik. Berikut yang harus dilakukan. 1. Cek Kondisi Ban Mobil Salah satu hal penting yang pertama kali pengemudi lakukan sebelum memulai perjalanan mudik adalah, mengecek kondisi ban mobil. Sebab, ban menjadi elemen vital yang berinteraksi langsung dengan permukaan jalan. Karena itu, pastikan Anda telah mengecek kondisi ban mobil tidak aus berlebihan, tidak ada sobekan atau tonjolan pada dinding ban, dan menjaga tekanan udara dalam ban mobil tetap optimal. 2. Periksa Oli Mobil Hal kedua yang tak kalah penting dilakukan adalah memeriksa keadaan oli mobil. Mulai dari pengecekan kondisi oli mesin, oli transmisi, hingga oli gardan. Hal ini penting dilakukan karena oli merupakan zat cair yang menjadi pelumas di antara komponen-komponen dalam mesin yang bergerak dan sistem penggerak lainnya. 3. Cek Suspensi Kendaraan Komponen penting lainnya yang wajib dicek sebelum mudik adalah suspensi mobil. Bagian ini terdiri dari tiga, yaitu penerus daya, kemudi, dan peredam guncangan. Seperti diketahui, sistem suspensi akan bekerja keras saat mobil dibawa dalam perjalanan jauh di tengah kondisi jalan yang dinamis. 4. Evaluasi Filter Mobil Komponen keempat yang wajib dicek adalah filter mobil. Bagian ini terdiri dari beberapa jenis, yaitu filter oli, udara, bensin, dan AC. Rutin merawat filter mobil akan memastikan kinerja kendaraan berjalan optimal. Dengan begitu, perjalanan akan senantiasa nyaman. 5. Aki Mobil Aki mobil juga menjadi komponen lainnya dari mobil yang penting diperhatikan. Sebagai sumber utama kelistrikan yang harus dijaga baik, aki dapat menyebabkan masalah kelistrikan yang serius. Bahkan, bukan tak mungkin mengalami korsleting. Pasalnya, aki bertanggung jawab sebagai bagian yang menyalakan beragam fitur mobil seperti radio, lampu, hingga AC. 6. Rem Komponen lainnya yang tak kalah penting dicek sebelum mudik adalah rem untuk keselamatan berkendara.Untuk bagian pengecekan rem ini dimulai dari minyak rem. Sambil memeriksa jika ada kebocoran atau kotoran yang mengganggu kinerja rem, salah satunya terjadi endapan lumpur. 7. Lampu Lampu menjadi komponen lainnya yang penting diperhatikan untuk menjaga visibilitas pengemudi. Apalagi, jika Anda harus berkendara di malam hari. Karena itu, memeriksa kondisi lampu utama, lampu kabut, lampu rem, dan lampu sein menjadi langkah penting lainnya yang harus dilakukan sebelum mudik Lebaran. Jika Anda menemukan lampu yang tidak berfungsi, maka wajib untuk segera menggantinya. 8. Air Radiator Mobil Tak kalah penting dilakukan adalah memeriksa air radiator. Sebab, komponen ini berfungsi sebagai pendingin mesin untuk membuat suhu mobil dalam kondisi stabil. Karena itu, pastikan volume air pada tangki radiator mencapai batas maksimal. Selain itu, periksa juga jika ada kebocoran di saluran air radiator.

Sekilas tentang Budaya Mudik

Mudik merupakan tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia, saat menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri. Istilah mudik sendiri merujuk pada kegiatan perjalanan pulang kampung yang dilakukan oleh masyarakat perkotaan menuju kampung halaman. Karena sebagian besar masyarakat yang berada di perkotaan merupakan masyarakat yang dulunya berada di pedesaan. Sehingga masih mempunyai sanak keluarga, bahkan orangtua di tanah kelahirannya. Tradisi ini tidak hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga sarat dengan makna sosial, budaya, dan religius. Mudik menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan bagi banyak orang, karena selain sebagai waktu untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara, juga menjadi waktu untuk merayakan kemenangan setelah menjalani bulan suci Ramadhan. Selama periode mudik, berbagai tradisi khas Indonesia seringkali terlihat, seperti penuhnya terminal dan stasiun dengan orang-orang yang hendak pulang kampung, serta suasana kebersamaan dan keakraban di dalam kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Selain itu, mudik juga menjadi momen dimana berbagai kuliner khas daerah dipersiapkan dan dinikmati bersama-sama di tengah kebersamaan keluarga. Meskipun proses mudik seringkali diwarnai dengan tantangan seperti kemacetan dan peningkatan jumlah kendaraan di jalan, semangat untuk bersilaturahmi dan merayakan hari raya tetap menjadi pendorong utama yang membuat tradisi mudik tetap bertahan hingga saat ini. Selain untuk ajang bersilaturahmi dengan sanak keluarga, biasanya masyarakat yang melaksanakan mudik juga akan mengenang masa-masa kecil dan remaja dengan rekan sebayanya di kampung. Dan itu yang teramat sangat berkesan bagi pemudik. Jadi meskipun saat pejalanan mudik penuh tantangan, namun ketika sudah sampai dikampung halaman, semua itu akan lenyap, berganti dengan kebahagian yang tidak terhingga. Selamat mudik untuk sahabat-sahabat latker….

UPTD Laksanakan Buka Puasa Bersama

*** Makna Puasa Seluruh muslim di dunia wajib menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Untuk itu, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan harus mempersiapkan fisik dan mentalnya agar dapat menjalankan ibadah wajib tersebut dengan hati tulus. Pasalnya, lbadah puasa harus dijalankan dengan penuh ketulusan. Sebagai bentuk ketulusan tersebut, seluruh umat Islam harus mempersiapkan ibadah dengan sebaik-baiknya. Persiapan sebelum memasuki bulan puasa. Atau ketika sudah berada di bulan puasa. Islam mengajarkan agar kita menyiapkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa dengan melakukan makan sahur. Makan sahur tidak hanya merupakan persiapan yang bersifat lahiriah, untuk menyimpan energi selama menjalankan puasa. Tetapi, ada nilai keutamaan tersendiri di luar manfaat jasadiyah. Nilai-nilai itu telah dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi SAW dan penjelasan para ulama terhadap hadits tersebut. Hal ini disampaikan oleh ustadz Tubagus Imamudin dalam acara buka Bersama yang diadakan di UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 28 Maret 2024 bertempat di aula BLK. Selain hal tersebut ustadz Tubagus Imamudin juga menyampaikan tentang kewajiban menunaikan zakat fitrah. Zakat fitrah adalah zakat jiwa yang wajib dikeluarkan oleh setiap individu. Tujuan dari zakat fitrah ini adalah untuk menyucikan diri orang yang berpuasa dari ucapan dan perbuatan yang tidak baik serta untuk memberi makan kepada orang-orang yang membutuhkan pada Hari Raya Idul Fitri. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan pentingnya zakat fitrah dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Ibnu Abbas, bahwa zakat fitrah disyaratkan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perbuatan yang tidak baik dan memberi makan pada orang-orang miskin. فَرَضَ رَسُولُ اللهِ ﷺ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةٌ لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَذَاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةً مَقْبُولَةً وَمَنْ أَذَاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ رَوَاهُ أَبَوْدَاوُد عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ Artinya: Rasulullah SAW. mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda-gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan miskin. Siapa saja yang menunaikannya sebelum sholat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah sholat maka itu hanya sedekah di antara sedekah. (H.R. Abu Dawud dari Ibnu 'Abbas). Syarat wajib untuk mengeluarkan zakat fitrah antara lain adalah seseorang harus beragama Islam, berada sebelum terbenam matahari di akhir bulan Ramadhan, dan memiliki kelebihan harta dari keperluan makan untuk dirinya dan orang yang menjadi tanggungannya. Jenis zakat fitrah yang dikeluarkan adalah berupa makanan pokok yang biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari, seperti beras atau gandum. Dan jumlah zakat fitrah untuk setiap individu adalah sebanyak satu sa', yang setara dengan sekitar 2,5 kg atau sekitar 3,1 liter. Waktu wajib untuk mengeluarkan zakat fitrah adalah mulai dari saat terbenam matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Namun, lebih utama jika zakat fitrah dikeluarkan setelah sholat subuh pada hari Idul Fitri. Berdasarkan dalil yang telah disebutkan, kewajiban zakat fitrah ini adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, marilah kita jalankan kewajiban kita ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, agar kita dapat meraih keberkahan dan ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala.

PENUTUPAN PELATIHAN GELOMBANG I

SERPONG, BANTEN - Setelah satu bulan lebih masyarakat yang ber-KTP Provinsi mengikuti pelatihan kerja di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Serpong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, akhirnya pada 6 Maret 2024 dilakukan penutupan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi gelombang I (pertama) tahun anggaran 2024. kegiatan pelatihan yang diikuti 176 peserta ini dilaksanakan sejak 29 Januari hingga 6 Maret 2024. Keseluruhan peserta ini terbagi dalam 11 kejuruan pelatihan. Dalam penutupan pelatihan kerja gelombang I ini, Kepala Seksi (Kasi) PP UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten, Ahmad Hafidz, yang mewakili kepala UPTD Latihan dalam sambutannya mengatakan, bahwa selesai mengikuti pelatihan kerja, dilanjutkan dengan sertifikasi bagi lulusan pelatihan di UPTD Latihan kerja. Dengan demikian, imbuhnya, alumni UPTD Latihan kerja memiliki keahlian yang diakui oleh Lembaga Nasional, yaitu BNSP. “Saya pribadi dan mewakili lembaga UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Serpong, Disnakertrans Provinsi Banten mengucapkan selamat bagi bagi siswa yang berhasil mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan baik. Namun peserta pelatihan juga harus menjaga etika dan kesopanan serta mempunyai sikap kerja yang baik. Karena selama mengikuti pelatihan, seluruh pengajar sangat mengutamakan pembelajaran etika di tempat kerja. Sehingga saya berpesan, jaga etika, kesopanan saat menajalnakn pekerjaan. Karena lulusan UPTD BLK Serpong Disnakertrans harus unggul unggul dalam sikap (etika) dalam bekerja,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Hafidt juga berpesan, agar peserta pelatihan memanfaatkan Ilmu dan pengalaman yang telah didapatkan selama pelatihan. “Saya berharap, seluruh peserta pelatihan dalam mengamalkan seluruh ilmu yang di dapat di UPTD BLK Serpong sefrta dapat mengamalkan dalam menjalani kehidupan dunia kerja. Sekali lagi saya ucapkan selamat bagi sauddara-saudara sekalian yang dinyatakan berhasil dengan baik dalam mengikti pelatihan di UPTD BLK Serpong Disnakertrans. Semoga ilmunya bermanfaat bagi saudara-saudara semua,” ungkapnya lagi.

Profil Kinerja & Pelayanan

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksanan Teknis Dinas, Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 8 Tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Banten, dan Peraturan Gubernur Provinsi Banten nomor 86 tahun 2016 tentang Pembentukan, Organisasi dan tata Kerja Unit Pelaksana Teknis dilingkungan Pemerintah Provinsi Banten, sebagaimana telah di cabut menjadi Peraturan Gubernur Banten Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, yang selanjutnya disempurnakan dengan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan kedua Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Berdasarkan Peraturan Gubernur Banten nomor 19 tahun 2018 adanya penambahan 4 (empat) UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan dengan type B, dan perubahan nomeklatur UPTD BLKI, menjadi UPTD Latihan Kerja.Kelas AAA.

Struktur Organisasi UPTD Latihan Kerja Disnakertrans
Provinsi Banten

  • Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah.”

Informasi Pelatihan Kerja

Daftar pelatihan kerja yang diadakan oleh UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten.