UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten ikut melaksankan Visi – Misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “BANTEN YANG MAJU, MANDIRI, BERDAYA SAING, SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH”

Berita Pelatihan Kerja Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten akan menggelar Job Fair 2023, dimana acara tersebut dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25 – 26 Oktober 2023 bertempat di Halaman Masjid Raya Al-Bantani (KP3B).

Sebuah Harapan Dari Balai Latihan Kerja

Di era digitalisasi, tidak ada penghalang yang menghambat antar negara dan manusia. Semua informasi masuk begitu cepat. Karena tiap individu menggenggam pusat informasi yang diinginkan. Dari informasi gosip, mode, politik, hingga lowongan kerja (loker-red), semua ada di genggaman. Semua informasi tersebut jika tidak dikelola dengan baik, akan menjadi sekedar informasi. Namun jika informasi yang masuk dikelola dengan baik dan benar, bisa menjadi nilai lebih bagi yang mendapatkan informasi. Salah satu informasi yang kerap berseliweran dan sangat dinanti oleh pencari kerja adalah, lowongan kerja dan pelatihan bagi calon pekerja. Saat ini banyak sekali industri yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Namun patut disayangkan, banyak sekali calon tenaga kerja yang tidak memenuhi kriteria yang sudah industri tentukan. Hal itu dikarenakan, alumni SMA, SMK, dan MA tersebut tidak mendapatkan keterampilan atau skill yang dibutuhkan oleh pihak industri. Akibatnya, informasi yang didapat hanya menjadi informasi. Belum bermanfaat bagi penerima informasi. Sehingga generasi yang disebut Gen Z tersebut harus terus mencari informasi yang dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan skill. Pada awal tahun, Disnakertrans Provinsi Banten melalui UPTD Balai Latihan Kerja Serpong melalui media sosial IG, FB, X, dan lainnya menginformasikan adanya pelatihan kerja bagi calon pekerja seluruh warga yang ber-KTP Provinsi Banten. Yang lebih menarik dalam informasi tersebut adalah, pelatihan kerja itu gratis. Karena pelatihan kerja tersebut dibiayai APBD Provinsi Banten. Pelatihan kerja tersebut mencakup 11 (Sebelas-red) bidang keterampilan dan keahlian. ke-11 bidang keterampilan tersebut di antaranya adalah pelatihan kerja di bidang instalasi tenaga, instalasi penerangan, autocad gambar bangunan, operator komputer, pengoperasian mesin bubut, menjahit, las gmaw, las smaw, kecantikan, otomotif, dan uji emisi. Sebagian besar masyarakat yang mendaftar mendapatkan informasi dari media sosial. Ada juga yang mendapatkan informasi berantai dari orang yang mendapatkan informasi tersebut. Akhirnya ada ratusan warga yang ber-KTP Provinsi Banten mendaftarkan diri dan mengikuti pelatihan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja UPTD Serpong Disnakertrans Provinsi Banten. Seluruh peserta pelatihan kerja tersebut mempunyai motivasi dan tujuan yang sama yaitu, ingin mendapatkan keterampilan dan skill dari UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten. Untuk mendapatkan kesempatan bekerja di dalam maupun di luar negeri. Bahkan ada juga yang mempunyai motivasi untuk membuka usaha secara mandiri. Seluruh harapan tersebut tertumpah di Balai Latihan Kerja. Setiap hari, peserta pelatihan kerja dengan penuh dedikasi dan keinginan kuat mendapatkan dan menambah keterampilan cukup tinggi. Selama sebulan penuh, peserta pelatihan kerja berjibaku menyerap ilmu dari seluruh instruktur. Semua materi pelatihan kerja di lahap oleh seluruh peserta pelatihan kerja. Seluruh praktek kerja pelatihan dijalani dengan sungguh-sungguh. Karena selain diberi materi secara teori, seluruh peserta pelatihan wajib mempraktekan teori tersebut. Sehingga antara teori dan praktek, dijalani sesuai dengan porsinya masing-masing. Seperti salah satu peserta pelatihan di bidang otomotif, Ilham Habibi yang berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten. Ilham sangat menginginkan bekerja di luar negeri, khususnya di negeri Ginseng Korea Selatan. Anak muda ini sangat antusias menjalani semua program pelatihan di Balai Latihan Kerja UPTD Serpong. Karena menurutnya, persaingan untuk mendapatkan kesempatan bekerja di luar negeri sangat ketat. Sehingga dirinya harus memiliki skill yang dibutuhkan serta harus mampu menguasai berbagai bidang ilmu lainnya diantaranya adalah mengenai bahasa Korea Selatan, budaya, dan lain sebagainya. Semua itu merupakan bekal yang sangat berharga ketika mendapatkan kesempatan bekerja di negeri Shin Tae Young tersebut. Sehingga tiap hari, Ilham Habibi mulai jam 08.00 wib sudah memasuki ruang praktek otomotif. Seluruh peserta pelatihan kerja bisa beristirahat jam 12.00-13.00 wib. Setelah jam istirahat selesai, seluruh peserta masuk kembali ke ruang teori dan praktek. Dengan motivasi tinggi, seluruh peserta pelatihan kerja menjalankan seluruh instruksi yang diberikan instruktur pelatihan kerja. Semua yang dijalankan peserta pelatihan kerja itu mempunyai tujuan dan harapan yang sama. Yaitu harapan mendapatkan ilmu, keterampilan dan skill dari UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Menjemput Asa Melalui UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten

Ratusan ribu anak muda di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Banten menghadapi problem yang sama, yaitu kesulitan mencari lapangan kerja. Ada yang mempunyai skill (keahlian-red) ada juga yang memang tidak mempunyai skill sama sekali. Mereka tidak dapat berkompetisi dengan peserta-peserta lainnya. Akibatnya, setiap tahun, angka pengangguran di masing-masing daerah di Indonesia selalu mengalami kenaikan. Untuk mengatasi bertambahnya angka pengangguran, Pemerintah Provinsi Banten malalui UPTD Balai Latihan Kerja Serpong setiap tahun membuka pelatihan bagi seluruh warga yang ber-KTP Provinsi Banten. Seperti tahun 2024, gelombang I, telah dibuka dan dilaksanakan pelatihan kerja yang berasal dari Kab/Kota Se Provinsi Banten. Pelatihan di ikuti 177 peserta. Peserta yang mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja Serpong Disnakertrans Provinsi Banten tersebut memiliki semangat dan cita-cita yang sama yaitu segera mendapatkan pekerjaan. Baik kerja di dalam negeri, luar negeri, maupun usaha secara mandiri. Seperti peserta pelatihan otomotif Ilham Habibi dan Firmansyah. Kedua peserta ini berasa dari Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ilham Habibi (Namanya mirip Presiden RI ke 3, BJ Habibi-red). Ilham Habibi mendapatkan info mengenai adanya pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja Serpong Disnakertrans Provinsi Banten melalui orangtuanya. Selanjutnya, Ilham Habibi langsung mendaftarkan diri sebagai peserta pelatihan. “Alhamdulillah saya dapat mengikuti pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja UPTD Serpong Disnakertrans Provinsi Banten ini. Saya ingin mendalami bidang otomotif. Karena menurut yang saya baca dari berbagai artikel, Dunia otomotif setiap tahunnya semakin berkembang. Terutama di negara berkebang dan maju,” Ujar Ilham Habibi di sela-sela mengikuti pelatihan kerja di UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten di Serpong. Bahkan, Ilham Habibi mempunyai cita-cita ingin bekerja di Korea Selatan. Meniurutnya, bekerja di luar negeri harus memiliki skill yang mumpuni. Sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain. “Selesai mengikuti pelatihan kerja ini, saya akan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan di Korea Selatan. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, saya akan lebih mendalami bidang otomotif, kebudayaan Korea Selatan, dan lain sebagainya. apalagi orang-orang Korea Selatan terkenal dengan etos kerjanya yang ulet dan kuat. Jadi saya harus berusaha keras,” tegasnya. Sedangkan Firmansyah memliki cita-cita lain. Warga Tangerang Selatan yang mendapatkan infoi pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten melalui instagram ini mempunyai cita-cita membuka usaha secara mandiri. Menurutnya, banyak sekali lahan usaha yang bisa di garap di lingkungan tempat tinggalnya. Salah satunya adalah usaha di bidang otomotif. “Kota Tangerang Selatan (Tangsel-red) ini sangat dekat dengan Ibu Kota Jakarta. Tentu saja banyak sekali warga Jakarta yang bermukim dan memiliki kendaraan di Tangsel. Pasti pemilik kendaraan tersebut sangat membutuhkan perawatan dan lainnya yang berkaitan dengan dunia otomotif,” ungkapnya. Dengan demikian, lanjutnya, usaha di bidang otomotif di Tangsel sangat menjanjikan. Yang harus dilakukan saat ini adalah memperdalam keterampilan di bidang otomotif. “Sehingga ketika saya mendapatkan info melalui instagram mengenai pelatihan kerja gratis di UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten, di Serpong ini, maka saya langsung mendaftar. Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk ikut pelatihan otomotif,” katanya lagi. Dengan membuka usaha sendiri, lanjutnya, dirinya akan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. “Selain dapat membuka usaha sendiri, saya juga berharap dapat membuka lapangan pekerjaan di lingkungan tempat tinggal,” ungkapnya

Pelatihan Uji Emisi

Saat ini, udara di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Ibukota Jakarta dan daerah-daerah besar lainnya sangat buruk. Hal itu dikarenakan polusi udara yang berasal dari cerobong asap pabrik dan kendaraan bermotor. Kedua faktor tersebut sangat berperan terhadap semakin buruknya kualitas udara. Untuk mengatasi salah satu dari faktor buruknya kualitas udara tersebut, pemerintah terus menggalakan uji emisi bagi kendaraan. Baik kendaraan sepeda motor, kendaraan SUV, kendaraan angkutan dan kendaraan lainnya. Terutama kendaraan yang usianya di atas 10 tahun. Perlu di ketahui, kendaraan-kendaraan tersebut setiuap hari mengeluarkan pelepasan gas, padatan halus, dan aerosol cair ke udara dengan kecepatan yang melebihi kecepatan alami lingkungan untuk menghilangkannya. Pelepasan polutan tersebut sebagian besar terjadi akibat emisi gas buang kendaraan bermotor berbahan bakar fosil, seperti bensin dan solar. Polutan ini berkontribusi hingga 70 persen terhadap pencemaran udara. Sedangkan, tiap tahunnya, perusahaan otomotif terus mengeluarkan produk-produk terbarunya. Sedangkan kendaraan produk lama hingga saat ini masih digunakan pemiliknya di jalan raya. Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Sebagai informasi, emisi gas buang adalah sisa pembakaran yang terjadi di dalam mesin pembakaran dalam atau internal combustion engine. Dalam emisi gas buang terdapat sejumlah unsur kimia, seperti air (H2O), karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), nitrogen dioksida (NO2), dan hidrokarbon (HC). “Uji emisi adalah salah satu upaya pengujian untuk mengetahui kinerja mesin dan tingkat efisiensi pembakaran dalam mesin kendaraan bermotor. Uji emisi kendaraan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Lollan. Ada ambang batas maksimal dan minimal emisi yang dikeluarkan oleh kendaraan. Jika kendaraan tersebut saat uji emisi dan hasilnya melebihi ambang batas yang di tentukan, maka pemerintah sesuai undang-undang akan memberikan teguran terhadap pemilik kendaraan agar memperbaharui mesin kendaraan. Sehingga emisi yang di keluarkan sesuai dengan aturan pemerintah. Kejuruan otomotif UPTD LATKER BANTEN melakukan pelatihan pengoperasian uji emisi mobil kepada peserta pelatihan otomotif

Forum Lembaga Pelatihan

TANGERANG - Untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan dunia industri, dibentuk sebuah wadah komunikasi antara pemerintah daerah dalam hal ini UPTD Balai Latihan Kerja Serpong Disnakertrans Provinsi Banten dengan masyarakat industri. Wadah tersebut dinamakan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPI Daerah-red). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 21 Februari 2024 di aula kantor UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten yang berlokasi di Serpong Kota Tangerang. Kegiatan yang di inisiasi oleh Seksi Pengembangan dan Pemasarfan UPTD Latihan Kerja Banten tersebut bertujuan untuk sinkronisasi program pelatihan dengan kebutuhan industri serta menumbuhkan kepercayaan kepada pihak industri bahwa Balai Latihan Kerja merupakan lembaga yang tepat untuk penyiapan tenaga kerja industri. Selain itu, tujuan pembentukan FKLPI adalah untuk menyelaraskan dan mensinergikan lembaga pelatihan untuk pemberdayaan lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) dalam hal penempatan kerja maupun wirausaha. “Kami akan terus menjalin komunikasi dengan pihak industri. Sehingga kami akan selalu mendapat informasi mengenai tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini. Dengan demikian, kami akan dapat menyediakan tenaga-tenaga terampil dan mempunyai skil yang dibutuhkan industri. Caranya adalah dengan terus melaksanakan pelatihan kerja bagi masyarakat yang berdomisili dan ber-KTP Provinsi Banten,” ujar Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten, Serpong, Heriyanto. Dalam kesempatan tersebut, Heriyanto juga mengatakan, sebetulnya kebutuhan tenaga kerja di dunia indsutri di wilayah Provinsi Banten cukup banyak. Sehingga dengan adanya FKLPI, diharapkan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja tersebut dapat terpenuhi sesuai kriteria dan skill yang dibutuhkan. “Seperti saat ini, kami sedang melaksanakan pelatihan kerja gelombang I. Pada pelatihan gelombang I ini, kami melaksanakan 11 pelatihan kerja. Seperti pelatihan di bidang menjahit, otomotif, listrik, pengelasan, Tata Rias, dan lainnya. Diharapkan lulusan pelatihan Balai Latihan Kerja UPTD Disnakertrans Provinsi Banten ini dapat bersaing dan memenuni kriteria dunia industri,” ungkapnya lagi. Pembentukan FKLPI tersebut di hadiri pelaku dunia industri yang berada di Provinsi Banten. Dari mulai industri otomotif, garmen, dan pelaku industri lainnya.

Profil Kinerja & Pelayanan

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksanan Teknis Dinas, Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 8 Tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Banten, dan Peraturan Gubernur Provinsi Banten nomor 86 tahun 2016 tentang Pembentukan, Organisasi dan tata Kerja Unit Pelaksana Teknis dilingkungan Pemerintah Provinsi Banten, sebagaimana telah di cabut menjadi Peraturan Gubernur Banten Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, yang selanjutnya disempurnakan dengan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan kedua Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Berdasarkan Peraturan Gubernur Banten nomor 19 tahun 2018 adanya penambahan 4 (empat) UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan dengan type B, dan perubahan nomeklatur UPTD BLKI, menjadi UPTD Latihan Kerja.Kelas AAA.

Struktur Organisasi UPTD Latihan Kerja Disnakertrans
Provinsi Banten

  • Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah.”

Informasi Pelatihan Kerja

Daftar pelatihan kerja yang diadakan oleh UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten.