UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten ikut melaksankan Visi – Misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “BANTEN YANG MAJU, MANDIRI, BERDAYA SAING, SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH”

Berita Pelatihan Kerja Provinsi Banten

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten akan menggelar Job Fair 2023, dimana acara tersebut dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25 – 26 Oktober 2023 bertempat di Halaman Masjid Raya Al-Bantani (KP3B).

Keterampilan Menopang Perekonomian Keluarga

Pemuda dengan perawakan sedang, tersebut terlihat serius menjalankan pekerjaannya sebagai montir sepeda motor di PT Surganya Motor yang menaungi penjualan ban, pemasangan ban, serta perbengkelan planet ban di Ciracas Kota Serang, Provinsi Banten. Pemuda yang bernama Rizal Ainun Hakim asal Kecamatan Curug Kota Serang tersebut dengan telaten dan penuh tanggung jawab melayani konsumen yang hendak mengganti dan memperbaiki mesin motor. Rupanya, Rizal adalah salah satu lulusan pelatihan angkatan ke empat tahun 2023 UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten. Putra pertama seorang buruh bangunan di Kota Serang ini mendapatkan keterampilan di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten di bidang perbengkelan sepeda motor. "Saya lulusan SMKN 4 Kota Serang tahun 2022. Setelah lulus sekolah, saya kesulitan mencari pekerjaan. Hal itu kemungkinan disebabkan keterampilan yang saya miliki di sekolah belum memadai. Karena sulit mencari kerja, saya mencari informasi mengenai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perbengkelan sepeda motor melalui teman-teman dan media sosial. Alhamdulillah saya mendapatkan informasi pelatihan di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten di Serpong melalui media sosial. Tanpa pikir panjang lagi, saya mendaftar dan alhamdulillah saya diterima untuk mengikuti pelatihan perbengkelan tersebut," ujar Rizal saat ditemui tim redaksi. Sebagai putra pertama yang lahir pada 9 Januari 2004, Rijal harus membantu perekonomian keluarganya. Maklum selama ini orangtua hanya bekerja sebagai buruh bangunan harian. Yang pendapatannya tidak cukup untuk membiayai keluarganya. “Bapak saya hanya buruh bangunan harian. Pendapatannya tidak menentu. Sedangkan biaya hidup semakin hari semakin banyak. Biaya untuk sehari-hari, biaya pendidikan adik-adik saya. Alhamdulillahnya berkat mengikuti pelatihan keterampilan di UPTD Latihan Kertja Disnakertrans Banten, saya dapat memiliki pekerjaan di planet ban. Sehingga saya dapat membantu perekonomian kedua orangtua saya,” ungkapnya. Ternyata, UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten sudah menjalin kerjasama dengan PT Surganya Motor. Kerjasama tersebut untuk mempermudah lulusan siswa yang mengikuti pelatihan mendapatkan pekerjaan yang layak. “Selain mendapatkan keterampilan perbengkelan sepeda motor serta mendapatkan sertifikasi, ternyata UPTD Pelatihan Kerja Disnakertrans Banten yang berlokasi di Serpong juga mejalin kerjasama dengan beberapa perusahaan di Banten untuk menyalurkan lulusannya bekerja. Mungkin jika saya tidak mengikuti pelatihan keterampilan di UPTD Latihan Kerja Serpong, ceritanya akan lain lagi. Mungkin saat ini saya masih terus mencari pekerjaan,” tambahnya. Untuk itu, Rijal mengajak kepada masyarakat yang ber KTP Provinsi Banten agar memanfaatkan peluang mendapatkan, meningkatkan keterampilan serta keahlian di bidangnya masing-masing di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten. Apalagi menurutnya, instruktur atau pengajar di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten sangat mumpuni keilmuannya. “Saya sebagai warga Provinsi Banten sangat berterimakasih dengan adanya UPTD Latihan Kerja Disnakertrans di Serpong. Pasalnya, selain mengajarkan keterampilan serta keahlian di bidangnya masing-masing, UPTD Latihan Kerja juga berusaha menyambungkan dunia usaha dan industri dengan lulusannya. Sehingga lulusan UPTD Latihan Kerja dapat dengan cepat mendapatkan pekerjaan yang sesuai keahliannya. Dengan catatan, siswa yang bersangkutan benar-benar mengikuti pelatihan sesuai yang dianjurkan instruktur,” imbuhnya. Yang lebih penting, menurut Rijal, mengikuti pelatihan keterampilan dan kehalian di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten tidak dipungut biaya alias gratis. “Mumpung gratis nih. Bagi warga Banten, silahkan berbondong-bondong mengikuti pelatihan keterampilan dan keahlian di UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten di Serpong,” ajaknya.

UPTD Latker Serpong Laksanakan Palatihan Gelombang 2

SERPONG- Berbagai upaya dilakukan pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja. Seperti UPTD Latihan Kerja (Latker) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten yang melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi gelombang ke dua (II) Pelatihan berbasis kompetensi tersebut diikuti 176 peserta yang berasal dari kab/kota di Provinsi Banten. Peserta pelatihan berbasis kompetensi tersebut dibagi pada 11 bidang kejuruan. Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan, peserta pelatihan diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pelatihan dengan rasa nyaman, enjoy dan bersungguh-sungguh. Sehingga diharapkan peserta pelatihan mendapatkan ilmu yang berkompeten. Dengan demikian, lulusan pelatihan basis kompetensi gelombang ke dua ini dapat bersaing di dunia kerja. Selain itu, peserta pelatihan berbasis kompeten juga harus terus belajar dari berbagai disiplin ilmu keterampilan kerja. “Saya menekankan kepada saudara dan saudari peserta pelatihan agar terus mengikuti perkembangan zaman. Jangan berhenti belajar dan berproses ke arah yang lebih baik. Karena saat ini, jika kita tidak mengikuti perkembangan zaman, dikhawatirkan akan tertinggal. Jadi, saudara-saudari harur terus belajar untuk dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensinya,” ujar Septo Kalnadi, saat pembukaan pelatihan berbasis kompetensi gelombang dua pada 15 Mei 2024, lalu di UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten, Serpong Tangerang. Hal yang sama dikatakan Kepala UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten, Serpong, Heriyanto. Menurutnya, saat ini dunia informasi sudah semakin maju. Seluruh masyarakat, khususnya peserta pelatihan berbasis kompetensi gelombang ke dua harus terus meningkatkan diri dengan cara belajar dari berbagai platform media yang ada. “Saya yakin semua peserta mempunyai gawai. Nah gawai tersebut harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya digunakan untuk hal-hal yang kurang produktif. Karena digawai tersebut, banyak sekali ilmu dan informasi yang dapat menunjang keterampilan saudara dan saudari sekalian. Untuk itu, diharapkan pergunakan waktu dan perangkat komunikasi dan baik dan benatr. Jangan sampai waktu terbuang dengan sia-sia karena membuka gawai yang tidak produktif,” tegasnya. 11 bidang kejuruan Pelatihan gelombang 2 Berbasis Kompetensi tersebut diantaranya: 1. Kejuruan Pengoperasian Mesin Bubut dan Mesin Freis 2. Kejuruan Instalasi Penerangan 3. Kejuruan Instalasi Tenaga 4. Kejuruan Juru Las 1 GTAW 5. Kejuruan Juru Las 1 GMAW 6. Kejuruan TIK - Desain Grafis 7. Kejuruan Menjahit 8. Kejuruan Kecantikan Kulit 9. Kejuruan Autocad Gambar Bangunan 10. Kejuruan TIK - Program Operator Komputer 11. Kejuruan Teknik Sepeda Motor Pelatihan akan berlangsung dari tanggal 13 mei sampai dengan 24 juni 2024 dan diakhiri dengan pelaksanaan uji kompetensi dari LSP, sehingga peserta pelatihan akan mendapatkan dua sertifikat, yaitu sertifikat dari UPTD LATKER dan sertifikat dari BNSP.

Mantan warga Binaan Dilatih Montir

SERPONG- Habis gelap terbitlah terang. Peribahasa tersebut layak disematkan kepada mantan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas-red) yang sudah menyelesaikan masa hukumannya. Mantan warga binaan Lapas Kota Tangerang tersebut mengikuti pelatihan perbengkelan (montir-red) sepeda motor yang dilaksanakan di UPTD Latihan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Serpong pada 14 sampai 21 Mei 2024. Pelatihan montir sepeda motor tersebut diikuti 15 orang mantan warga binaan Lapas Kota Serang. Kegiatan pelatihan tersebut untuk mempersiapkan mantan warga binaan lapas Kota Tangerang mempunyai keterampilan usaha dalam mengarungi kehidupannya. Dalam sambutannya, Kepala UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten. Heriyanto, mengatatakan, kegiatan pelatihan bagi mantan warga binaan lapas Kota Tangerang sebagai sarana untuk mengubah kehidupan para bekas warga binaan, agar mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan mengikuti pelatihan keterampilan perbengkelan sepeda motor ini, diharapkan mantan warga binaan lapas Kota Tangerang mempunyai bekal keterampilan yang cukup untuk bekerja atau membuka usaha perbengkelan. Sehingga, mantan warga binaan lapas Kota Tangerang dapat menjalani kehidupan yang normal di tengah masyarakat. Tidak kembali melakukan hal-hal yang melawan hukum,” ujar Heriyanto. Kegiatan pelatihan perbengkelan sepeda motor bagi mantan warga binaan lapas Kota Tangerang tersebut dilaksanakan atas kerjasama antara Lapas Kota Tangerang, Dinas Sosial (Dinsos), serta UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten, Serpong.

Makna Hari Kartini

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati hari Kartini. Kartini merupakan salah satu pejuang emansipasi wanita di Indonesia. Lalu, apa sejarah di balik 21 April? Bagaimana tujuan dan maknanya bagi masyarakat Indonesia? Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Hari Kartini pertama kali resmi diperingati pada tahun 1964 oleh Presiden Soekarno. Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan sosok pahlawan yang berjasa besar bagi kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam hal emansipasi dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Sebelum merayakannya, kamu perlu mengetahui lebih dalam mengenai sosok dan perjuangan RA Kartini. Berikut rangkuman mengenai sejarah, tujuan, dan makna hari Kartini oleh tim redaksi UPT Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Serpong. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) No Tahun 108 Tahun 1964, Hari Kartini resmi diperingati pada 21 April. Presiden Soekarno juga telah menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Dikutip dari laman Universitas Insan Cita Indonesia, RA Kartini merupakan seorang pahlawan yang lahir dari kalangan bangsawan. Ia adalah putri dari pertama dari Bupati Jepara Raden Mas Sosroningrat dan Guru Agama MA Ngasirah. Karena lahir di masa penjajahan, masih terdapat kesenjangan hak antara laki-laki dan perempuan terutama dalam bidang pendidikan. RA Kartini hanya mendapat pendidikan sampai setara Sekolah Dasar (SD) di Europeesche Lagere School (ELS). Oleh Ayahnya, RA Kartini diminta untuk menjadi putri bangsawan dan menaati adat istiadat. Setelah sekolah, RA Kartini banyak menghabiskan waktu di rumah. Namun Ia tidak hanya berdiam diri begitu saja, melainkan banyak menghabiskan waktu menggali ilmu pengetahuan dengan membaca buku. RA Kartini juga terkenal dengan tulisan dan surat-suratnya. Ia seringkali mengirim surat kepada kawan-kawannya yang berdomisili di Belanda, salah satunya Bernama Rosa Abendanon. Surat-surat tersebut banyak membahas mengenai masalah perempuan, pernikahan paksa, dan poligami. Surat-surat ini dikumpulkan hingga menjadi sebuah buku yang berjudul Habis Gelap dan Terbitlah Terang (Door Duisternis tot Licht) oleh Mr. J. H. Abendanon. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu pada 1938 dan diterbitkan oleh Armijn Pane, sastrawan Pujangga Baru. Setelah menikah, RA Kartini resmi mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor Kabupaten Rembang. Suaminya, Raden Adipati Joyodiningrat mendukung penuh hal ini sehingga banyak terjadi perubahan dalam pendidikan, khususnya bagi kaum perempuan. RA Kartini meninggal pada 17 September 1904 pada usia 25 tahun, tidak lama setelah melahirkan anak pertamanya, Soesalit Djojoadhiningrat. Tujuan Diperingatinya Hari Kartini Sebagai salah satu pahlawan nasional perempuan, RA Kartini banyak berjasa dalam memperjuangkan hak-hak dan emansipasi wanita. Jika tanpa jasa-jasanya, perempuan Indonesia belum tentu bisa mengenyam pendidikan tinggi seperti saat ini. Hari Kartini bertujuan untuk mengenang dan memperingati pengorbanannya agar hak-hak perempuan dapat didengar dan setara dengan laki-laki. Tidak hanya dalam dunia pendidikan, namun juga dalam berbagai aspek. Makna Peringatan Hari Kartini Peringatan Hari Kartini memiliki makna tertentu terkait emansipasi dan hak-hak perempuan. Perempuan modern sudah dapat mewujudkan mimpi-mimpinya tanpa dibatasi oleh apapun. Oleh karenanya, kita perlu melanjutkan perjuangan RA Kartini dengan menjadi perempuan hebat sesuai dengan versi masing-masing. Selain itu, peringatan Hari Kartini juga bermakna besar bagi seluruh perempuan di Indonesia untuk menjaga kehormatan dan martabatnya. Meskipun sudah diberi kebebasan untuk memilih mimpi dan keinginan, kita juga harus tetap berperilaku dan berbahasa dengan menjunjung tinggi wibawa dan etika.

Profil Kinerja & Pelayanan

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksanan Teknis Dinas, Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 8 Tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Banten, dan Peraturan Gubernur Provinsi Banten nomor 86 tahun 2016 tentang Pembentukan, Organisasi dan tata Kerja Unit Pelaksana Teknis dilingkungan Pemerintah Provinsi Banten, sebagaimana telah di cabut menjadi Peraturan Gubernur Banten Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, yang selanjutnya disempurnakan dengan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan kedua Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Berdasarkan Peraturan Gubernur Banten nomor 19 tahun 2018 adanya penambahan 4 (empat) UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan dengan type B, dan perubahan nomeklatur UPTD BLKI, menjadi UPTD Latihan Kerja.Kelas AAA.

Struktur Organisasi UPTD Latihan Kerja Disnakertrans
Provinsi Banten

  • Visi Pembangunan Provinsi Banten Tahun 2017- 2022 adalah: “Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah.”

Informasi Pelatihan Kerja

Daftar pelatihan kerja yang diadakan oleh UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten.